Kamis, 05 November 2015

hak-buruh

Buruh Ancam Mogok Kerja, Wagub Jabar Minta Buruh Bisa Bijak

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Rencana aksi unjukrasa dan mogok kerja secara besar-besaran oleh buruh dalam waktu dekat ini direspon Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.
Deddy meminta agar para buruh tetap bijak menyikapi pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) No 78 tahun 2015 tebtang pengupahan dan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) di Jabar.
Mogok kerja itu memang hak mereka, dan tidak ada yang bisa melarang. Tetapi itu ada dampaknya terhadap perekonomian. Terlebih akan mengganggu proses produksi.
“Kita berharap kawan-kawan buruh bisa bijak,” kata Deddy di Gedung Sate Bandung, Rabu (4/11/2015).
Kendati aksi mogok adalah hak, namun harus juga dipertimbangkan dampaknya, apakah ajan memperburuk ekonomi atau tidak?.
“Tapi kuta serahkan ke masing-masing. Sebab untuk melarang demo tidak bisa, itu hak individu. Namun ada dampak yang harus dipikirkan bersama-sama, apakah aksi itu jalan keluar terbaik atau bukan, apa dialog sudah butuh, atau belum ditempuh?. Apalagi PP ini kewenangannya di pusat,” tegasnya.
Lebih lanjut pihaknya berharap, para buruh bisa bijak dan menempuh jalan dialog dengan pemerintah pusat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar