Ilustrasi (web)
Bupati Bandung Minta Polisi Usut Aksi Pelemparan Bus Study Tour SMPN 1 Majalaya
SOREANG, FOKUSJabar.com : Terkait pelemparan bus study tour SMPN 1 Majalaya di Tol Cawang, Jakarta, Sabtu (17/10/2015) dinihari tadi ditanggapi serius Bupati Bandung Dadang M Naser. Bupati menyebut bahwa itu tindakan pengecut.
“Itu tindakan pengecut. Main lempar batu malam hari tanpa jelas sasaran. Ini yang dilempar bus yang membawa anak-anak SMP,” sesal Dadang, Sabtu (17/10/2015).
Dadang pun meminta aparat kepolisian di Jakarta mengusut tuntas peristiwa pelemparan tersebut. Terlebih menurutnya, aksi pelemparan itu termasuk tindak kriminal yang harus disanksi tegas. Apalagi akibat pelemparan itu banyak siswa dan guru terluka.
“Kalaupun tidak terluka secara fisik, itu akan berdampak secara psikologis,” tegasnya.
Dadang pun mengapresiasi langkah para guru yang membatalkan rencana study tour. Pasalnya, keselamatan serta pemulihan para siswa lebih penting dibanding pelaksanaan study tour.
“Jangan ada lagi aksi kekerasan jelang pelaksanaan final Piala Presiden antara Persib versus Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (18/10/2015). Mereka harus belajar untuk sabilulungan dan saling menghargai,” tukasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar