Taxi Uber (web)
Sehatkan Persaingan Usaha Transportasi Umum, Pemkot Bandung Lebih Tegas
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tindakan tegas terhadap keberadaan Taksi Uber di Kota Bandung, dinilai sebagai peringatan agar dalam persaingan usaha transportasi umum dijalankan dengan sehat.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengakui selama kehadiran Taksi Uber memang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang tidak terlayani optimal oleh transportasi umum yang beredar, bahkan 48 persen pemesan Taksi Uber datang dari wilayah yang tak terlayani taksi umum.
“Pemprov Jabar tahun ini akan memberi jatah taksi 800 unit, yang baru. Nah kita belum tahu akan dikasihkan ke siapa. Tapi kita akan bikin sistem yang adil profesional dan Taski Uber bisa ikut,” ujar Emil, Rabu (9/9/2015).
Agar persaingan bisa terjadi secara sehat, Pemerintah Kota Bandung mengingatkan kepada pengusaha taksi yang sudah ada agar merubah layanan ke arah yang lebih baik.
Bahkan, penggunaan teknologi seperti yang dipakai oleh Taksi Uber, juga bisa dipakai oleh pengusaha taksi lainnya. Meski demikian, permasalahan yang ada pada pengelolaan Taksi Uber untuk mendapatkan perhatian tersebut harus dibenahi terlebih dahulu.
“Tapi tetap harus mengikuti aturan yang ada. Intinya kita mencoba agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan legalitas (Uber) juga terpenuhi,” tukasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar