Pengamat : Diprediksi Akan Ada Reshuffle Kabinet Jilid Dua (okezone)
Pengamat : Diprediksi Akan Ada Reshuffle Kabinet Jilid Dua
BANDUNG, FOKUSJabar.com: Bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan meninggalkan dari Koalisi Merah Putih (KMP) disinyalir akan mengubah kabinet. Hal ini disampaikan oleh pengamat komunikasi politik, Universitas Paramadina, Hendri Satrio.
“Secara kasat mata bisa ditebak ada kelak akan ada reshuffle jilid 2,” kata Hendri kepada PRFM.
Menurut analisis bahasa komunikasi politiknya, Hendri melihat bahwa PAN merasa superior dalam pemerintahan. Seolah gara-gara PAN tidak masuk pemerintahan, ekonomi Indonesia bisa terpuruk seperti ini. Sehingga jika PAN masuk pemerintahan, perekonomian Indonesia tidak lagi lemah.
“PAN tidak bergabung dengan KIH dan tidak keluar dari KIB, hanya bergabung dengan pemerintah. Saya melihat bahwa kemungkinan besar ada dua pendapat di internal PAN. Salah satunya ada yang tidak legowo dengan keputusan Zulkifli Hasan sebagai ketua umum PAN,” jelas Hendri.
Meskipun alasan PAN masuk ke KIH demi masyarakat, Hendri menilai lebih baik PAN langsung ke tujuan utama bahwa sepertinya ada kebutuhan kekuasaan. PAN juga dinilai tetap berada di oposisi untuk membantu pemerintah.
Mengenai oposisi, Hendri juga menjelaskan bahwa hal yang sangat dibutuhkan pemerintahan saat ini adalah oposisi kritis. Ketika oposisi tidak terlalu keras dapat dilihat bahwa ada kepentingan-kepentingan di belakang itu. “Oposisi kritis ini bisa memberikan masukan kritis pula kepada pemerintah. Bukan malah bergabung ke pemerintah,” ujar Hendri.
Hendri mengamati meskipun PAN mengatakan bahwa kepindahan ini demi rakyat, tapi dia tidak melihat ada kepentingan-kepentingan demi rakyat. Saat ini, Hendri menyarankan, lebih pas kalau PAN sebagai oposisi untuk memperkuat diri sehingga bisa memberi masukan-masukan kepada pemerintah. “Menjadi oposisi bukan hal yang tidak mulia,” tukas Hendri.
(Vetra)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar