Minggu, 20 September 2015

ilustrasi (web)
ilustrasi (web)

Hanya 150 KM, Kereta Cepat Bandung – Jakarta Dinilai Tak Efektif

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Anggota Komisi IV DPRD Jabar Dadi Rohaendi menilai bahwa berdasarkan analisis dari para pakar, rencana pembangunan jalur kereta api cepat tidak efektif, terlebih antara Bandung dan Jakarta hanya berjarak 150 kilometer.
“Jadi dianggap tidak terlalu ideal. Bahkan banyak orang yang mengaku sebagai pakar menyatakan bahwa pembangunan kereta cepat itu idealnya 300 sampai 350 kilometer,” kata Dadi di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Senin (7/9/2015).
Tidak hanya itu, minta pengguna jasa transportasi untuk jurusan Bandung-Jakarta pun sebetulnya tidak terlalu banyak, sebab masyarakat lebih tertarik menggunakan kendaraan pribadi atau umum biasa.
“Inikan sebetulnya yang dibidik adalah dilihat dari pengguna tol Cipularang yang begitu padat,” tuturnya.
Pihaknya menilai, jika dibangun kereta cepat Bandung-Jakarta jaraknya pendek atau sama saja membeli sebuah pucuk dari segitiga. Ketika pucuk segitiga itu dibeli, konsekwensi selanjutnya adalah harus mempersiapkan landasan di bawah dan harus ada persiapan itu dan ini.
“Itu berdasarkan hitung-hitungan dari mereka para pakar,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar