Senin, 20 Juli 2015

gamalama-ternate-gunung-meletus-maluku_20141221_002059

1.505 Jiwa Terdampak Erupsi Gunung Gamalama Mengungsi

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Gunung Gamalama masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi sepanjang hari ini. Saat ini sebanyak 1.505 jiwa (450 KK) yang mengungsi akibat erupsi Gunung Gamalama.
Sejak Sabtu (18/7/2015) warga terdampak erupsi Gunung Gamalama mengungsi di tiga lokasi, yaitu Kelurahan Taduma 826 jiwa (258 KK), Aula Lanal 301 jiwa (80 KK) dan SKB 378 jiwa (112 KK). Jumlah pengungsi diperkrakan akan terus bertambah karena pengungsi di Kelurahan Togafo dan Dusun Bandinga masih dalam pendataan.
Status Gunung Gamalama masih Waspada (level dua). Pada Minggu (19/7/2015), data dari PVMBG menunjukkan gempa tremor/hembusan menerus. Hembusan asap masih terjadi, dengan energi cenderung menurun setelah letusan (16/7/2015).
Tinggi asap berkisar 150 – 800 meter, dominan kurang 500 meter dari puncak, terdistribusi ke arah Barat-laut. Pemetaan abu vulkanik di lapangan menunjukkan, ketebalan abu di desa-desa sektor Barat laut berkisar 1.5-6.0 milimeter (tipis – sedang).
Saat ini hembusan asap dominan berwarna putih, mengindikasikan bahwa kandungan asap didominasi uap air, tidak terlihat kandungan material abu vulkanik.
BPBD Kota Ternate, TNI, Polri dan Pemerintah Kota Ternate melakukan kaji cepat dan memberikan bantuan masker. BPBD sudah mendirikan dapur umum. Dinsos Kota Ternate sudah memberikan bantuan sembako beras sebanyak lima ton.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar