Kamis, 23 Juli 2015

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Harus Turunkan Harga BBM
Ilustrasi (web)

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Harus Turunkan Harga BBM

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Harga minyak mentah dunia jenis Brent North Sea dilaporkan mengalami penurunan hingga mendekati US$50 per barel. Untuk itu, pemerintah pun wajib turunkan harga BBM dalam negeri. Demikian dikatakan Ketua komisi VI DPR RI, Hafisz Tohir.
Menurutnya, jika memang pemerintah Jokowi konsisten dengan keputusannya mencabut subsidi BBM dan menggantinya dengan mekanisme pasar, maka harga BBM dalam negeri wajib diturunkan.
“Kebijakan pemerintah Jokowi yang telah mencabut subsidi BBM dan menyerahkannya pada mekanisme pasar, maka pemerintah wajib mengevaluasi kembali harga BBM dari harga yang ditetapkan saat ini dengan turunnya harga minyak mentah dunia, ujar Hafisz, seperti dikutip TribunNews, Rabu (22/7/2015).
Hafisz menambahkan masuknya kembali minyak asal Iran ke pasar global berdampak pada penurunan harga minyak dunia hingga 50 dollar/barel, dan diprediksi akan terus menurun.
“Ini terjadi karena adanya kesepakatan bersejarah nuklir menyusul Iran dengan 6 negara-negara besar melakukan perundingan alot selama 10 tahun diselingi embargo minyak asal Iran pada 2012,” imbuhnya.
Oleh karena itu, menurutnya tidak ada pilihan lain bagi pemerintah untuk menurunkan kembali harga BBM menyesuaikan harga perekonomian saat ini. Kebijakan ini didesak untuk membangkitkan perekonomian nasional yang sedang lesu.
“Juga untuk merangsang kembali daya beli masyarakat yang down dimana selama ini daya beli menjadi salah satu andalan di sektor ekonomi untuk menekan inflasi,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar