Kamis, 30 Juli 2015

Ilustrasi (web)
Ilustrasi (web)

Kemarau Panjang, Sejumlah Tanaman Di Kota Bandung Kering

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Diskamtam) Kota Bandung Arief Prasetya mengunbgkapan, sejumlah tanaman yang ditanam di beberapa lokasi di Kota Bandung ditemukan mati mengering. Hal itu terjadi karena faktor cuaca yang memasuki kemarau panjang.
“Banyak keluhan dari masyarakat karena banyak rumput di taman yang menjadi coklat. Termasuk vertical garden dan tanaman di dalam pot yang dipasang di atas lampu (PJU) pun kita angkat juga karena mati,” kata Arief saat dihubungi, Kamis (30/7/2015).
Saat ini banyak tanaman yang ditanam di median jalan mati kekeringan. Terlebih dengan suhu udara yang menyebabkan tanaman kering.
“Seperti  di Pasteur dan Kiaracondong. Kalau di taman tematik Alhamdulillah tidak ada, cuma median saja. Nanti kita perbaiki,” katanya.
Arief mengungkapkan, musim kemarau panjang menyebabkan pasokan air yang dibutuhkan untuk menyiram tanaman berkurang. Sebab pasokan air yang didapat dari sumber air, seperti sungai saat ini kering.
“Kita  sulit mencari sumber air,  untuk menyiasatinya, kita juga sudah kerjasama dengan PDAM untuk memberikan air baku. Jadi bukan air hasil olahan tapi air baku akan dibantu dari mereka,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, SDM yang dimiliki Diskamtam untuk penyiraman tanaman menjadi kendala. Keterbatasan armada ini membuat semua lokasi tidak terjangkau.
“Kita hanya punya 7 SDM, sementara yang dilayani ada 18 taman tematik, belum lagi di median jalan. Ada banyak median di Kota Bandung,” tukasnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar