Selasa, 28 Juli 2015

(web)
(web)

P2PL: Paraji Tak Diperbolehkan Lagi Tangani Persalinan

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Kepala Bidang  Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Susatyo menyatakan, saat ini keberadaan Paraji di Kota Bandung tidak lagi diperbolehkan menangani persalinan ibu hamil.
“Aturannya sudah berubah, untuk di Kota Bandung ibu melahirkan sudah tidak boleh ditolong Paraji. Kebijakannya, kalaupun kerjasama dan tidak membunuh profesi Paraji ya kita anjurkan untuk lakukan kolaborasi. Kan bidan gak bisa mijat, jadi setelah ditolong bidan, mijatnya bisa sama paraji. Itu yang dinamakan kemitraannya seperti itu,” ucap Susatyo saat ditemui di ruang kerjanya  Kantor Dinkes Kota Bandung Jalan Supratman, Selasa (28/7/2015).
Menurut Susatyo, melahirkan dengan menggunakan jasa paraji sangat riskan terhadap berbagai macam penyakit. Menurut hasil analisa, pertolongan dengan Paraji ini sangat riskan infeksi, seperti tetanus dan yang lainnya.
“Tapi, ya sudahlah tanpa membunuh profesi mereka (paraji), kita buat kemitraan, kemitraannya bisa saja mereka periksa kemahamilan tapi tetap harus didampingi bidan,” lanjutnya.
Susatyo mengungkapkan, pihaknya telah menginstruksikan kepada Puskesmas yang berada di tiap Kewilayahan Kota Bandung untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dan paraji tentang adanya peraturan tersebut.
“Ini sudah berjalan, tapi masih saja ada yang lolos karena kurang pendekatan dan itu penanggung jawabnya puskesmas daerah situ. Sekarang bagaimana tidak membunuh mata pencaharian (paraji) karena peraturannya sudah berubah,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar