MOS
Insiden MOS, Anies : Kalau Bawahan Saya, Sudah Saya Pecat
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) di beberapa daerah yang masih menerapkan tradisi perpeloncoan yang menimbulkan korban, ciri kualitas pengawasan aparatur masih lemah.
Seperti yang menimpa siswa SMK Al-Hikmah Fazri Fauzi yang terseret arus sungai Cimanuk di Kabupaten Garut pada Selasa (4/8/2015). Siswa ini ditemukan dari kedalaman 10 meter yang muncul dari pusaran air, ia tewas tersert arus sungai saat mengikuti kegiatan MOS.
“Kalau para kepala sekolah itu bawahan Mendikbud, sudah saya pecat dari kemarin – kemarin,” tegas Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anies Baswedan, Jum’at (7/8/2015).
Sebelumnya pun kekhawatiran perpeloncoan berujung malapateka turut dirasakan Kementrian yang mengantisipasi kejadian dengan menerbitkan surat himbauan. Tapi, masih saja ditemukan pelaksanaan yang didasarkan tradisi yang sebenarnya saat ini tidak elok diterapkan.
“Tapi kan kepala sekolah bawahan Pemerintah Daerah,” kata Anies.
Menurut dia, sanksi hukum keras harus segera dilayangkan. Pasalnya, lanjut dia, kondisi tersebut bukan aturannya yang kurang relevan, melainkan kesadaran menjalani proses pendidikan berdasarkan aturan sangat rendah.
“Kalau setiap aturan selalu dilanggar, ya masalahnya disitu. Jadi bukan aturannya yang harus diganti tapi pelanggar pelanggarnya harus dihentikan,” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar