Minggu, 09 Agustus 2015

Ilustrasi (web)
Ilustrasi (web)

Angka Penyandang Psikotik Di Kota Bandung Menurun Tajam

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Medi Mahendra mengatakan penyandang psikotik (gangguan jiwa) yang berkeliaran di Kota Bandung mengalami penurunan signifikan.
“Jika dibandingkan tahun 2014 penurunannya cukup tajam. 2014 ada 100 jiwa lebih penyandang psikotis yang berhasil dijangkau. Pertengahan 2015 baru 17 orang yang terjangkau,” kata Medi kepada wartawan di Kantor Dinsos Kota Bandung, Jumat (7/8/2015).
Medi mengungkapkan, masalah utama dalam penanganan para penyandang psikotik di Kota Bandung adalah tempat rehabilitasi. Karena Kota Bandung sendiri belum memiliki tempat rehabilitasi. Bahkan, panti rehabilitasi yang dimiliki oleh Dinsos Jawa Barat pun kapasitasnya terbatas.
“Daya tampung ditempat rehabilitasi itu (Cisarua Lemabang dan Peramata Sukabumi) kan terbatas, sedangkan psikotik itu terus meningkat seiring sosial ekonomi yang meningkat,” ungkapnya.
Kendati begitu, menurut Medi, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan lembaga sosial yang memiliki panti rehabilitasi. Hal itu sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan jumlah para penyandang psikotis.
“Kita memiliki mitra swasta yaitu yayasan mentari hati di Tasimalaya, yang merupakan lembaga sosial yang dibangun oleh masyarakat. Yang 17 orang  penyandang psikotik kita bawa ke sana,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar